Aku sudah lama suka sama dia. Sejak pertama kali aku bertemu dengannya dulu
"Hi, Aku Trio. Kamu siapa?" Dan bodohnya aku lari tanpa sebab. Aku tidak tahu kenapa aku bisa sebodoh itu dengannya. Sejak dari itu aku menyesal, kenapa tidak ku jabat saja tangannya dan menjawab salam perkenalannya.
Aku Ghea, perempuan biasa-biasa saja yang lebih suka sendirian pada dasarnya. Tetapi, semua orang menilaiku sebagai perempuan riang yang suka ceplas-ceplos. Tetapi, itu bukan diriku yang sebenarnya.
Kembali ke Trio. Aku sering bertemu dengannya. Dan, sampai menginjak semester ke 4 ini aku belum berani membalas sapanya. Apa aku terlewat cupu atau apa, entahlah. Yang penting, aku merasa tidak bisa dekat dengannya lama-lama. Jantungku seperti ingin keluar. Keringat dingin dan entahlah. Aku tidak pernah merasakan perasaan seaneh ini sebelumnya. Bahkan, aku tidak tahu bagaimana kisah kasih indah masa sekolah itu.